Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2017

Transformasi para pemain "Jangan Ambil Nyawaku" 1981 VS 2017. Nomor 6 romantis!

Baru-baru ini sebuah stasiun tevevisi swasta yang khusus menayangkan film-film tempo doeloe memutar sebuah film yang dibuat dengan sangat profesional dan serius, para pemainnya pun orang-orang senior yang bergelut di dunia theatre dan masih memiliki nama besar hingga kini, berjudul 'Jangan Ambil Nyawaku'.
Film tersebut berkisah tentang sebuah keluarga Batak yang harmonis, suami istri romantis, anak-anak yang manis, namun harus harus menghadapi cobaan yang berat yaitu si ibu menderita kanker rahim, dan harus terus melakukan kemoterapi, sementara sang ayah pun harus terapi mengobati impotensi karena stres, keluarga mendadak dirundung duka. Kisah ini diambil dari kisah nyata yang dinovelkan.
Para pemain pada film tersebut adalah Frans Tumbuan sebagai ayah, Lenny Marlina sebagai ibu, Ria Irawan sebagai anak tertua, Nunu Datau sebagai anak kedua, dan Hendra Saputra sebagai anak bungsu. Film yang disutradarai oleh Sophan Sophiaan ini juga menghadirkan Zainal Abidin sebagai dokter, …

Kelas Perdana Blogger di bawah atap Grand Tjokro Balikpapan

Suara riak air mengalun lembut di bawah langit biru, sesekali terdengar lebih keras diiringi dengan gerakan liukan seseorang di dalamnya, kemudian menghempaskan dirinya ke angkasa dan mengibaskan rambutnya yang basah. 
Mentari perlahan kembali ke peraduan, menambah kesejukan suasana di tepi kolam renang Grand Tjokro Balikpapan. Namun tidak menyurutkan jumlah orang yang datang, satu persatu mulai terlihat di sudut pintu, menuju teras Tjokro Restaurant, dimana telah terhampar meja panjang di sisi Playground berwarna pelangi, dibatasi oleh layar proyektor yang lebar menghadap deretan kursi di setiap sisi meja.
Sore hari tepat tanggal 27 Oktober 2017, adalah hari lahirnya Blogger Nasional ke 10 tahun. Setiap pemilik Blog di Indonesia merayakannya, tidak terkecuali Balikpapan Blogger Community. Hanya saja sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pada kali ini Komunitas Blogger Balikpapan atau dikenal dengan B!Blogger ini berencana untuk mengadakan kelas Blogger pertama, dan mendapat duku…

Resensi buku pilihan untuk anakku

Pada setiap moment Bazaar Big Bad Wolf di Indonesia, saya tak dapat menahan diri untuk menggunakan jasa titip pembelian buku anak-anak berbahasa Inggris yang di-import dan dijual secara 'banting harga'. Kebetulan ini sudah ketiga kalinya saya berpartisipasi menjadi pembeli, meski harga yang dipasang ditambah biaya titip dan ongkos kirimnya tergolong masih mahal, namun dirasa pantas mengingat kualitas fisik maupun isi buku yang sangat baik.

Langit biru saya bersama Pertamina #GenLangitBiru

Manusia lahir dengan harapan. Manusia hidup penuh harapan.
Manusia besar karena harapan. Manusia mati meninggalkan harapan ...
Harapan untuk menjadikan dunia lebih maju. Harapan akan masa depan generasi bangsa yang jauh lebih baik. Generasi langit biru adalah generasi millenial yang lebih mementingkan kualitas hidup untuk masa depan lebih baik. Langit biru yang tinggi ... terbentang luas di angkasa ... tak terjangkau tangan manusia ... ibarat sebuah harapan ... asa yang belum tentu diraih, tetapi memilikinya membuat setiap orang hidup dengan kualitas baik sepanjang hari.

5 Aktris Mandarin versi Indonesia

Ada pepatah di beberapa negara bahwa manusia mempunyai kembaran berbeda darah atau disebut dengan doppelganger. Tapi menurut saya jika kita semua berasal dari nenek moyang yang sama, berarti tetap sedarah yang persentasenya nyaris tak terlihat, hihihiii, cari pembenaran.
Dulu ada yang pernah bilang kalau salah satu teman sekampus berwajah mirip dengan saya, tapi ketika saya perhatikan sih tidak mirip, karena cantikan dia lah kemana-kemana, wkwkwkk. Saya mah apa atuh, hanya remahan rengginang. Lain kali kalau pilih 'kembaran' saya, yang wajahnya biasa-biasa saja ya, supaya saya ngga malu-malu banget. 

5 Aktor Serial Kingdom Mandarin terganteng versi Mami

Di saat sebagian besar perempuan Indonesia mengelu-elukan DraKor alias Drama Korea dan bintang-bintang besarnya, saya masih setia pada serial Mandarin Kingdom. Awalnya saya suka dengan serial Mandarin dunia persilatan, sejak masih di Sekolah Dasar, bermula dari White Snake LegendFantasy Fiction alias legenda-legenda gitu deh, dimana kepercayaan orang-orang tertentu bahwa siluman itu ada. Ketika saya sudah duduk di Sekolah Menangah Pertama, serial Mandarin semakin menguasai televisi, setiap harinya, kemudian berganti cerita satu ke cerita lainnya tanpa putus, bukan hanya dunia persilatan melainkan tema Princess yang berasal dari novel-novel penulis terkenal Chiung Yao, seperti Putri Sin Yue, yang dilanjutkan dengan Belenggu Pintu CintaPutri Bunga Mei HuaSanggar Kenangan, Giok di Tengah Salju, Misteri Perkawinan. Sementara film silat juga tetap jalan seperti Return of the Condor HeroesTo Liong To, lalu Pangeran Menjangan.
Memasuki SMA, sudah jarang serial Mandarin kuno ditayangka…