Skip to main content

Artis cilik Balikpapan 90-an yang sukses di Jakarta (Merpati Putih Balikpapan)

Balikpapan, salah satu sudut Benua Etam, terkenal dengan gadis-gadisnya yang rupawan, penuh prestasi pula. Dari model catwalk, photo model, sampai penyanyi ada di Kota ini. Terutama bagi generasi 90-an, banyak artis perempuan Balikpapan pada masa itu yang kini telah hijrah dan sukses di Ibu Kota. Siapa saja sih? Yuk kita simak, sekalian mengenang masa mereka ngetop di kota tercinta kita ini.

1. Jenifer Arnelita

Sumber: http://showbiz.liputan6.com/read/2929739/fokus-urus-anak-jennifer-arnelita-jadi-jarang-tampil

Awalnya Jennifer Arnelita terkenal sebagai artis penyanyi cilik dan model remaja di Kota Balikpapan, hingga akhirnya ia terpilih menjadi bintang iklan salah satu produk perawatan tubuh remaja dan mengharuskannya hijrah ke Jakarta. Saat itu, ia masih duduk di kelas 2 SMP Negeri 1 Balikpapan.
Di Ibu Kota, nama Jennifer semakin terkenal, beberapa FTV dan sinetron pun ia bintangi bersama artis-artis kawakan Indonesia, seperti Meriam Belina.
Artis kelahiran Balikpapan 17 Desember 1984 ini telah menikah sejak pertengahan tahun 2015 dan kini disibukan dengan kegiatannya merawat buah hati yang masih balita.
Doi juga sempat keluarin single dan membuat video clip loh, nih buat ngobatin kangen.


  2. Ririn Ekawati

Sumber: https://kumparan.com/anissa-maulida/ririn-ekawati-insyaallah-fery-wijaya-yang-terakhir

Orang Balikpapan tempo dulu pasti juga tau Ririn Ekawati, dia termasuk model remaja tahun 90-an. Parasnya yang cantik membuat perempuan bersuku Bugis ini terlihat sangat menarik di belakang kamera, apalagi ditunjang dengan tubuhnya yang tinggi dan proporsional. Ririn Ekawati sempat bersekolah di SMU Kartika Balikpapan.
Ririn Ekawati, model kelahiran Balikpapan tanggal 11 November 1982 ini, mulai merambah ke dunia hiburan Ibu Kota diawali dengan menjadi finalis sebuah majalah wanita terkenal di Indonesia pada tahun 2000, kemudian berbagai tayangan FTV di layar kaca dipenuhi oleh wajahnya, bahkan sampai ke layar lebar. Namanya semakin memuncak.
Ia pernah menjadi menikah dengan Edwin Abeng pada tahun 2001, di usia yang masih sangat muda yaitu 19 tahun, meskipun akhirnya gagal menjalani biduk rumah tangga. Dengan Edwin, Ririn dikaruniai seorang putri yang kini beranjak remaja.
Pernikahan keduanya juga tidak berjalan mulus. Suaminya, Fery Wijaya, meninggal di usia yang masih sangat muda karena leukimia. Ririn sangat berduka karenanya. Bersama Fery, Ririn pun memiliki seorang anak perempuan, balita yang manis.
Ririn Ekawati juga memiliki seorang adik perempuan yang tak kalah cantiknya dan juga wara-wiri di layar kaca, berbagai FTV ia bintangi, terutama FTV Hidayah di salah satu TV swasta. Rini Julianti kelahiran 11 July 1985.

Sumber: http://style.tribunnews.com/2017/06/15/masih-berduka-rini-yulianti-tak-tega-tinggalkan-ririn-ekawati-di-rumah



3. Ivone Susan

Sumber: https://twitter.com/ivone_susan

Ivone Susan adalah salah satu model Balikpapan yang beruntung memiliki tubuh tinggi proporsional dan berwajah cantik. Ia sempat menjadi semi finalis majalah remaja Indonesia ketika usianya masih 16 tahun dan bersekolah di SMU Negeri 3 Balikpapan. Sebelum memutuskan menikah dan membangun rumah tangga yang harmonis hingga saat ini, ia sempat membintangi beberapa iklan.

3. Mona Permatasari

Sumber: https://www.instagram.com/mona_permatasari/

Mona Permatasari, artis cilik Balikpapan yang sangat terkenal pada awal tahun 90-an. Masih kecil tapi sudah memiliki suara emas. Ia sering mendapatkan kesempatan untuk membawakan lagu pembuka ketika artis cilik ibukota datang berkunjung termasuk Trio Kwek-kwek. Prestasinya dalam dunia tarik dan modelling bisa dibilang banyak ketika itu.
Ia sempat bersekolah di SMP Negeri 1 dan SMA Negeri 1 di Balikpapan. Artis kelahiran tahun 1984 ini sempat masuk jajaran semi finalis majalah remaja nasional yang paling terkenal. Semenjak hijrah ke Ibu Kota, ia banyak membintangi FTV loh, bahkan sempat menjadi lawan main Paramitha Rusadi dan Syahrul Gunawan dalam sebuah FTV Hidayah.
Salah satu FTV yang ia bintangi lagi adalah FTV Cinta diantara 3 perempuan, lawan mainnya Vino G Sebastian, Agni Pratista, dan Thalita Faria. Selain itu, ia sempat membintangi sinetron kejar tayang berjudul Penjaga Hati, bersama Bunga Citra Lestari, Ricky Harun, Dimas Seto, Dea Imut, bahkan aktris kawakan Devi Permatasari.
Sekarang ia telah menikah dan memiliki seorang anak balita perempuan yang manis dan telah memutuskan menggunakan jilbab. Mona masih cantik kan sampai sekarang.



4. Herlita Fatahuddin

Sumber: http://showbiz.liputan6.com/read/738483/fokus-menyanyi-lita-kuning-rela-tinggalkan-sinetron

Artis kelahiran Balikpapan tanggal 29 Mei 1981 mengawali karir sebagai model remaja di Kota Balikpapan. Sempat membintangi beberapa judul sinetron, namun pada awal tahun 2013, ia mengeluarkan single lagu ciptaan Charlie Van Houten, Setia Band, berjudul Terlalu Perih.
Sekarang Herlita Fatahuddin lebih terkenal dengan nama Lita Kuning.

Berikut video klipnya:



5. Adelina Annisa

Sumber: https://twitter.com/adelinaannisa

Adelina Annisa adalah model asal Balikpapan yang berwajah cantik dan bertubuh tinggi semampai. Ia sempat bersekolah di SMP Negeri 1 Balikpapan dan SMA Negeri 5 Balikpapan. 
Artis kelahiran 11 November 1985 ini sempat masuk semi finalis salah satu majalah remaja Indonesia bersama Ivone Susan, ketika itu usianya masih 14 tahun.
Ia masih ada hubungan darah dengan aktor kawakan Pangky Suwito, suami dari Yati Octavia, Adelina adalah ponakkan dari aktor tersebut.
Sekarang ia sudah meninggalkan dunia artis, memilih untuk fokus membesarkan buah hatinya dan berjuang melawan sakit yang sedang ia derita. Konon kabarnya ia mengidap penyakit yang cukup parah. Semoga Adelina segera sembuh ya? Buat yang membaca jangan lupa berkata 'aamiin'.


Naahhh, sudah terobati kan rindu kalian terhadap artis cilik Balikpapan tahun 90-an. Semoga bisa menyembuhkan sedikit rasa kangennya. Artis cewek Balikpapan memang kece-kece kan? Oh iya, ada satu lagi artis Balikpapan yang suka wara-wiri di layar kaca, Dinda Kanya Dewi, finalis Gadis Sampul tahun 2002, tapi beda generasi yakk sama yang sudah disebutkan di atas, lain waktu deh baru dibahas. Sebagai penutup, kita sertakan juga wajah cantiknya di sini yaa?


Sumber: http://moehcx.blogspot.co.id/2012/05/dinda-kanya-dewi-lesbian.html


Comments

Popular posts from this blog

OTW Food Street Balikpapan, Tempat Nongkrong Tergres!

Sudah menjadi rahasia umum di kota minyak ini bahwa resto atau kafe yang baru buka selalu ramai pengunjung. Sebagian besar warga  berbondong-bondong datang, sekedar penasaran dengan 'rasa' yang disajikan baik berkaitan dengan makanan maupun suasana di tempat tersebut, atau sekedar 'ngehits' jepret sekali untuk keperluan sosmed, khususnya instagram, kemudian tidak menjadikannya kunjungan yang 'berulang'.
Baru-baru ini dibuka kafe baru di seberang taman Wiluyo Puspoyudho bernama OTW Food Street. Ramai pemberitaan di media Facebook membuat netizen yang berada di kota balikpapan beramai-ramai untuk datang.
OTW Food Street adalah sebuah kafe yang mengusung tema food court, mengetahui menu yang akan dipesan terlebih dahulu kemudian menuju counter pemesanan langsung untuk sekaligus melakukan pembayaran, kemudian makanan akan diantar oleh pelayan yang ditunjuk. Counter makanan, minuman, dan martabak pun terpisah. Martabak sengaja diberi counter tepat di luar samping par…

Pertama kali ke dokter gigi anak (di Balikpapan)

Ide pergi ke dokter gigi anak tercetus ketika ponakkan saya mengalami sakit gigi yang sangat parah. Tetapi malang sekali karena dia merasakannya seminggu menjelang hari raya Idul Fitri, dimana para dokter mengambil cuti guna menyambut hari raya.

Sebelumnya kami sudah melakukan pencarian nama-nama dan tempat praktek dokter gigi anak di Kota Balikpapan, kemudian menemukan nama drg Evi yang beralamatkan di Wika. Namun ketika mami saya berkunjung ke sana membawa Sachio, ponakkan saya tersebut, rumahnya kosong, sehingga mencoba mencari alternatif lainnya.

Kami menemukan nama drg Helsa yang mana spesialis gigi anak recommended juga di Kota Balikpapan, dan alhamdulillah praktek di klinik dekat rumah saya. Saya memutuskan untuk ikut memeriksakan gigi Aisyah sekalian.

Homeschooling memetakan potensi anak

Halo,

Ketemu lagi dengan Mami Keceh ... jangan bosan-bosan yaa ... ^_*

Aisyah sudah liburan menjelang hari raya nih Moms, sekaligus memutuskan untuk tidak melanjutkan lagi bermain di Paud. Awalnya merasa sayang banget karena Aisyah banyak sekali perkembangannya di Paud tersebut, disamping itu guru-gurunya baik-baik banget lagi. Orang tua murid pun asyik-asyik semua, teman-teman Aisyah juga ngga ada yang kasar-kasar baik dari segi bahasa maupun sikap. Lingkungannya kompeten untuk anak-anak usia dini yang mudah meniru. Bukan hanya Aisyah yang betah, tapi Maminya pun betah karena bagi ibu-ibu yang belum sepenuhnya tega meninggalkan buah hatinya, ada ruang tunggu khusus Moms yang dilengkapi wifi dan CCTV keadaan anak-anak di kelas. Satu kelas hanya berisi 10 murid. Ini recommended school dari saya (bagi para orang tua yang masih belum ada gambaran mengenai Homeschooling danbelum siapkan kurikulum yang tepat untuk buah hati). Langsung melakukan observation saja Moms diSBC Learning Center (…