Skip to main content

OTW Food Street Balikpapan, Tempat Nongkrong Tergres!

Sudah menjadi rahasia umum di kota minyak ini bahwa resto atau kafe yang baru buka selalu ramai pengunjung. Sebagian besar warga  berbondong-bondong datang, sekedar penasaran dengan 'rasa' yang disajikan baik berkaitan dengan makanan maupun suasana di tempat tersebut, atau sekedar 'ngehits' jepret sekali untuk keperluan sosmed, khususnya instagram, kemudian tidak menjadikannya kunjungan yang 'berulang'.

Baru-baru ini dibuka kafe baru di seberang taman Wiluyo Puspoyudho bernama OTW Food Street. Ramai pemberitaan di media Facebook membuat netizen yang berada di kota balikpapan beramai-ramai untuk datang.

OTW Food Street adalah sebuah kafe yang mengusung tema food court, mengetahui menu yang akan dipesan terlebih dahulu kemudian menuju counter pemesanan langsung untuk sekaligus melakukan pembayaran, kemudian makanan akan diantar oleh pelayan yang ditunjuk. Counter makanan, minuman, dan martabak pun terpisah. Martabak sengaja diberi counter tepat di luar samping parkiran mobil, mungkin agar memudahkan pembeli untuk 'take away'. Karena martabak adalah tipe makanan yang sangat disukai orang untuk dinikmati di rumah sambil leha-leha nonton televisi bersama keluarga.

OTW Food Street pertama kali dibuka di daerah Kelapa Gading Jakarta, kemudian membuka sistem franchise dan mulai tersebar juga di kota-kota lainnya di Indonesia, antara lain Malang, Surabaya, Palembang, Makassar, Bali, Pontianak, lalu Balikpapan.

Yang membuatnya begitu terkenal adalah desain tempat yang cozy, makanan yang unik, minuman yang tak biasa, serta harga kantong pelajar alias murmer. Misalnya saja roti bakar ini, sudah pada tahu dong ini mengangkat tema apa?

Yup! Ini adalah Instagram Toast dimana dibuat persis dengan logo salah satu pictures uploader media tersebut. Unik kan? Harga yang ditawarkan pun tidak mahal, yang ukuran regular seharga Rp.27.000,- sedangkan yang small seharga Rp.20.000,-. Menggunakan dua slices roti, selai coklat nuttela, biskuit oreo, lidah kucing rainbow, potongan brownies, dan parutan keju. Rasanya pun memanjakan lidah.

Bagi yang punya anak balita, ini boleh jadi pesanan utama, anak-anak akan suka dengan tampilannya yang cerah menarik hati begini, dijamin si kecil yang awalnya hanya tertarik pada rupa, akhirnya penasaran pada rasa.


Bubble Gum and Marshmallow blended, tampilannya juga sangat menarik buat anak-anak. Tempat ini recommended buat anak-anak yang susah makan, dimana selayaknya susu and krim diberi warna biru langit trus di-blender kemudian ditabur marshmallow berwarna putih dan pink di atasnya., dijual seharga Rp.26.000,-. Gambar yang paling bawah adalah nasi goreng cumi hitam berhiaskan starfish alias telur ceplok berbentuk bintang seharga Rp.29.000,-. Wow, masih di bawah 30 ribu semua yaaa harganya.

Dengar-dengar makanan yang recommended di OTW Food Street ini adalah Baso Sapi + Sumsum, sayangnya penulis sedikit kuno, tidak suka dagingnya hewan kaki 4 dan kawan-kawannya semacam ini, padahal dibilang vegetarian juga tidak. Jadi tulang sapinya disajikan dengan sedotan di tengah-tengah guna menikmati sumsumnya. Untuk makanan langka dan unik seperti ini, ditambah kenyamanan tempat, harga yang ditawarkan pun cenderung murah, hanya Rp.26.000,-, harga kaki lima banget ya?

Ngomongin kafe baru tampaknya tidak lengkap kalau tidak bicarakan mengenai tempat. Desain tempatnya dibuat seolah berada di atas kapal, namun tempat duduknya layaknya seseorang datang untuk menjahit, karena kaki customer dapat bermain layaknya berada di 'kaki ayun' mesin jahit manual. Tempat dengan desain kuno namun menarik membuat pengunjung merasa betah. Bukan hanya bagus untuk memanjakan perut melainkan juga istimewa dalam memanjakan mata dan mengambil gambar.


Nahh, buat pemburu kuliner maupun pemburu 'kekinian' boleh berkunjung ke tempat ini, tapi jangan lupa 'Closed every MONDAY' alias setiap hari senin tutup. Ini juga yang menjadikannya berbeda dengan tempat lain yang justru memilih tutup di hari minggu. Bukan tanpa perhitungan, hari pertama masuk kerja biasanya memang sepi pengunjung, sedangkan akhir pekan akan ramai oleh orang-orang yang datang bersama keluarganya demi menikmati hari.

Di bawah ini adalah rangkuman daftar menu di OTW Food Street, cukup banyak yang bisa dilirik kan? Tunggu apa lagi? ^_^


Jangan lupa sambil menunggu makanan dan minuman disajikan, serta menu dikembalikan, berfotolah seperti gambar di bawah ini, supaya ikut kekinian. Setelah berfoto, kudu wajib upload di instagram dan tag @otwfoodstreet dan @otwbalikpapan supaya dibilang nge-hits.



Ini pertama kalinya penulis review salah satu kafe yang ada di kota Beriman ini, mengingat terlalu minim tempat berkumpul atau sekedar untuk nongkrong dan mengobrol bersama teman di Kota Balikpapan. Semoga dapat menginspirasi.


Comments

  1. Kenapa dengan url yang ini mam? http://www.bombonasam.club/2017/11/cerpen-cinta-di-kala-subhu-oleh-annisa-tang.html?m=1

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh iyaaa Pak ... ganti url ... soalnya kan kemarin ada koreksi subhu seharusnya subuh, jadi url nya juga saya ganti. Heheheee ...
      http://www.bombonasam.club/2017/11/cerpen-cinta-di-kala-subuh-oleh-annisa-tang.html?m=1

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Artis cilik Balikpapan 90-an yang sukses di Jakarta (Merpati Putih Balikpapan)

Balikpapan, salah satu sudut Benua Etam, terkenal dengan gadis-gadisnya yang rupawan, penuh prestasi pula. Dari model catwalk, photo model, sampai penyanyi ada di Kota ini. Terutama bagi generasi 90-an, banyak artis perempuan Balikpapan pada masa itu yang kini telah hijrah dan sukses di Ibu Kota. Siapa saja sih? Yuk kita simak, sekalian mengenang masa mereka ngetop di kota tercinta kita ini.
1. Jenifer Arnelita

Awalnya Jennifer Arnelita terkenal sebagai artis penyanyi cilik dan model remaja di Kota Balikpapan, hingga akhirnya ia terpilih menjadi bintang iklan salah satu produk perawatan tubuh remaja dan mengharuskannya hijrah ke Jakarta. Saat itu, ia masih duduk di kelas 2 SMP Negeri 1 Balikpapan. Di Ibu Kota, nama Jennifer semakin terkenal, beberapa FTV dan sinetron pun ia bintangi bersama artis-artis kawakan Indonesia, seperti Meriam Belina. Artis kelahiran Balikpapan 17 Desember 1984 ini telah menikah sejak pertengahan tahun 2015 dan kini disibukan dengan kegiatannya merawat buah …

Pertama kali ke dokter gigi anak (di Balikpapan)

Ide pergi ke dokter gigi anak tercetus ketika ponakkan saya mengalami sakit gigi yang sangat parah. Tetapi malang sekali karena dia merasakannya seminggu menjelang hari raya Idul Fitri, dimana para dokter mengambil cuti guna menyambut hari raya.

Sebelumnya kami sudah melakukan pencarian nama-nama dan tempat praktek dokter gigi anak di Kota Balikpapan, kemudian menemukan nama drg Evi yang beralamatkan di Wika. Namun ketika mami saya berkunjung ke sana membawa Sachio, ponakkan saya tersebut, rumahnya kosong, sehingga mencoba mencari alternatif lainnya.

Kami menemukan nama drg Helsa yang mana spesialis gigi anak recommended juga di Kota Balikpapan, dan alhamdulillah praktek di klinik dekat rumah saya. Saya memutuskan untuk ikut memeriksakan gigi Aisyah sekalian.