Wanita dan Skincare adalah Satu Kesatuan - Cantik Itu Wajib - Wanita itu Cantik

Annisa Tang
Annisa Tang (c)
Pembicaraanku dengan teman-teman perempuan satu komunitasku membuat aku kepikiran membuat konten ini.

Kebetulan saat itu kami berkumpul antar wanita semua sehingga pembicaraannya tak jauh-jauh dari skincare, perawatan wajah, make up, dan sebagainya. Blogger kan tak melulu membicarakan konten penulisan ya?

Kami saling mengomentari satu sama lain tentang wajah yang kinclong dan skincare apa yang digunakan agar mencapai hasil wajah yang mulus.

Aku sendiri masih berpikir wajahku tidak semulus perkiraan orang-orang di sekitarku yang hanya melihatnya ketika bertemu diriku di luar rumah dimana sudah lengkap dengan polesannya.

Tampak luar memang tak semanis yang aku rasakan ketika baru bangun tidur dan aku langsung bertemu dengan cermin.

Wajahku yang sensitif mudah sekali terpapar sinar matahari yang menyebabkan noda hitam di wajah. Kemudian treatment buat menghilangkan flek tidak semudah ketika aku ingin menghilangkan jerawat bandel yang menghiasi wajah.

Ini aku bukan sedang endorse, hanya ingin berbagi berdasarkan pengalamanku saja dan aku tidak sedang ingin me-review skincare secara detail, ya sekedar menginformasikan mengenai skincare yang saat ini aku gunakan karena pertanyaan kawan-kawanku kemarin belum terjawab.

Penyebabnya karena aku sendiri lupa apa saja yang aku pakai di rumah. Yang aku ingat hanya Facial Wash-nya yaitu Clean and Clear yang memang sudah lama aku pakai, setelah bergonta-ganti dari Biore, Ponds, dan Dove.

Kebetulan kalau Facial Wash, aku cocok apa saja karena fungsinya kan hanya membersihkan wajah dari kotoran, meski tidak efektif jika dipakai untuk membersihkan make up. Untuk membersihkan make up, siapkan selalu make up remover ya, kalau tidak, bisa rontok bulu matamu terikut sama mascara yang lagi berusaha dibersihkan. Hehehee ...

Biasanya untuk make up remover, aku menggunakan Pixy, karena murah, toh cuma untuk membersihkan dandanan, setelahnya pasti aku cuci muka menggunakan Facial Foam juga.

Tapi wajahku tidak bisa kalau pakai Facial Toner atau pembersih wajah lainnya yang tidak berupa busa di wajah dan hanya menggunakan kapas untuk menghilangkan kotoran-kotorannya, bukan air, bisa langsung tumbuh jerawat kecil-kecil yang menyebalkan itu diriku.

Nah, setelah membersihkan wajah dan mengeringkannya, aku menyemprot wajahku dengan Collagen Essence Spray. Maklum, seiring bertambah usia aku sadar banget kalau keelastisan wajah mulai menurun karena Collagen juga mulai lambat berproduksi di dalam tubuh. Dan kurangnya Collagen membuat wajah terlihat cepat tua karena kendor, hal yang paling ditakutkan oleh wanita. Tak ada merk khusus untuk ini. Kebetulan aku pun membelinya secara online. Pokoknya asal ada tulisan Collagen sajalah. Kebetulan aku konsumsi minuman berkolagen juga.

Tahap berikutnya tentu pakai pelembab dong ya? Untuk pelembab yang aku pakai kali ini adalah Ponds Day Cream Wrinkle Corrector dan Ponds Night Cream Ultimate Youthful Glow. Ya sesuai namanya saja, aku berharap jika bisa menyamarkan garis-garis halus di wajah untuk mencegah penuaan dini. Tapi aku cari Wrinkle Corrector untuk Night Cream saat itu tidak kutemukan.

Ini pun produk yang baru aku coba. Sebelumnya aku pakai Nivea Moisturizing untuk paginya dan Garnier Sakura White Pinkish Radiance Night Cream. Karena maksudnya sih ingin agar menyamarkan flek hitam di wajah yang sudah ada sejak lama, kebetulan Garnier kan produk untuk mencerahkan wajah dan meratakan warna kulit, namun berhubung sudah betah si flek-nya ini sejak lama, jadi hingga kini belum ada krem yang benar-benar tepat untuk menyamarkannya bagiku.

Setelah pelembab wajah, aku pun menggunakan bedak. Ini wajib banget agar PD keluar rumah dan wajah terlihat lebih mulus.

Dulu aku pakai Foundation dan Loose Powder (dalam artian alas bedaknya terpisah), merk Revlon, namun kini aku pakai bedak yang Two Way Cake, dimana alas bedak dan bedaknya jadi satu berbentuk padat. Lebih praktis, berhubung sering dirempongi dengan bayi. Aku rasa untuk bedak wajah, tidak perlu terlalu rewel asal wajah sudah dibekali dengan benteng yang tepat yaitu pelembabnya.

Sebelumnya aku pakai Maybelline Two Way Cake, tapi karena sudah habis dan di supermarket yang terdekat dengan rumah hanya ada Wardah Two Way Cake, jadilah aku ambil yang ada saja. Cuma untuk warna, karena tidak ada Ivory (yang biasa aku pakai, sesuai warna kulitku), maka aku ambil yang Sheer Pink. Padahal mungkin lebih cocok yang Light Beige.

Maklum, aku agak susah menentukan kalau hanya melihat warnanya sementara namanya berbeda jauh. Yang aku tahu, kalau Beige saja untuk kulit yang lebih gelap dari kulitku, seperti kulit Mamiku yang setingkat lebih gelap, tapi Light Beige sepertinya setara dengan Ivory (mungkin), karena Sheer Pink jadi terlalu terang bagiku. Kalau nggak pakai jilbab pasti kentara dengan warna leherku.

Jadi itu produk-produk dasar yang aku pakai di wajahku, untuk mengatasi kulit kering, kulit kendor, dan noda hitam yang aku alami.

Semuanya tergantung jenis kulit dan kecocokan saja dengan masing-masing kulit yang akan terkena sentuhan skincare tersebut. Tingkat sensitifitas kulit juga sangat penting.

Masalah kulit pun beragam. Seperti kulit wajah saya yang sangat bermasalah dengan noda hitam, sementara kalian ada yang sangat repot dengan jerawat membandel, komedo, kulit kering, dan lain sebagainya.

Dijadikan referensi boleh, kalau patokan jangan. Takutnya cocok pada saya, tidak cocok pada kalian. Begitupun sebaliknya.


Annisa Tang (c)
Biarpun naik TAKSI (begitu kami menyebut semua Angkot di Kota Balikpapan), tetap harus keceh dong ya?



You Might Also Like

2 komentar

  1. cantik relatf ya, yang penting bersih dan tampak segar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul itu Mom, kalau dalam Bahasa Inggris Cantik is Beautiful, indah juga Beautiful, jadi cantik bisa diartikan sebagai sesuatu yang enak dipandang, tentunya terlihat berseri-seri, karena wanita pada kondratnya cantik (semua), hanya saja ada yang pandai merawat diri dan ada yang tidak.

      Delete