Skandinavia Lagom Sebuah Keselarasan Hidup Dari Ujung Utara Eropa

Hidup itu harus selaras antara keluarga, pekerjaan, dan kesehatan lahir batin.
Sumber Foto:

http://skandinavia.co.id/en/skandinavia/news/detail/5b922987fb9fff7962f1e5ec

Bersepeda menelusuri tepian Laut Baltik melewati Gamla Stan atau Old Town, pandangan matamu akan tertuju pada raut-raut bahagia yang terpancar dari wajah masyarakatnya dan para pengunjung, dimana banyak muda mudi berkumpul di sebuah kafe, berada dalam satu meja berkelompok, campur lelaki maupun wanita, sambil bersenda gurau, beberapa terlihat sedang memandangi laptopnya sambil tersenyum dan tidak jarang terlihat yang sedang menyeruput secangkir kopi sembari membaca buku.

Restoran-restoran Asia juga terhampar di hadapan dengan variatif harga buffet yang tidak begitu mahal, membuat pengunjung yang berasal dari Asia juga tidak kehilangan jati diri dan merasa nyaman.

Tak jarang terlihat muslimah dengan hijabnya berjalan tanpa beban dan bersisian dengan kawan-kawannya yang berambut blonde, tampak akrab dan hangat.

Gamla Stan berada di Stockholm, ibukota sekaligus kota terbesar di Swedia, dimana terdapat banyak sekali perairan yang bersih, orang dapat berenang di dalamnya, memancing ikan, bahkan meminum airnya. Yang uniknya adalah Laut Baltik dan Danau Malaren saling terhubung satu sama lainnya.

Swedia adalah salah satu negara yang masuk ke dalam bagian Skandinavia, dimana diberlakukannya keadilan yang diterima oleh pria maupun wanita, negara yang terkenal ramah anak sejak masih di dalam kandungan hingga mengenyam pendidikan, tingkat literasinya yang cukup tinggi, kebebasan dalam berbusana termasuk bagi muslimah sehingga tak mengenal yang namanya 'Islamophobia', dan masyarakatnya mengenal istilah 'Lagom' dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

The Happiest Country in the world.
Sumber Foto: Gerran de Klerk on Unsplash.

Skandinavia

Pada umumnya Semenanjung Skandinavia terdiri dari 3 negara besar yaitu Norwegia, Swedia, dan Finlandia Utara yaitu terletak di Ujung Utara Benua Eropa yang beriklim ekstrim hingga ke wilayah Kutub Utara.

Warga negara-negara itu disebut dengan Skandinavian, dimana Laplander atau orang-orang yang mendiami wilayah Arktik di Semenanjung Skandinavia secara tradisional memelihara rusa kutub sebagai hewan ternak.

Rusa Kutub merupakan bagian keseluruhan dari Legenda Santa Claus yang dipercaya mendiami wilayah Kutub Utara sehingga Warga Skandinavia membantah klaim bahwa Santa Claus merupakan Skandinavian karena Kutub Utara terpisah dari Semenanjung Skandinavia oleh Laut Arktik.

Secara historis bahasa juga menjadi faktor utama penentu warga Skandinavia dimana bahasa yang dianggap sebagai rumpun Skandinavia adalah Bahasa Swedia, Norwegia, dan Denmark.

Bahasa Finlandia, Kepulauan Faroe, dan Islandia terkadang juga dimasukkan sebagai Bahasa Skandinavia karena kesamaannya dengan bahasa-bahasa yang telah disebutkan sebelumnya, namun sebagian orang tidak setuju memasukkan negara-negara tersebut sebagai bagian dari Skandinavia.

Perbedaan pendapat tersebut dipicu oleh fakta bahwa pada awal abad ke - 20 kesamaan politik, sosial, dan budaya antara Swedia, Norwegia, Denmark, Finlandia, dan Islandia membuat negara-negara tersebut dikenal sebagai Nordic Welfare State yang menyebabkan istilah Nordic dan Skandinavia sering dipertukarkan meskipun keduanya tidak mengacu pada subjek yang sama.

Termasuk Jajaran Negara Paling Bahagia.

Negara-negara Skandinavia masuk ke dalam jajaran negara yang paling berbahagia berdasarkan Worlds Happiness Report oleh PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa), yaitu ada Finlandia yang menempati urutan pertama tahun 2019, diikuti dengan 9 negara lainnya: Denmark, Norwegia, Islandia, Belanda, Swiss, Swedia, Selandia Baru,  Kanada, dan Austria.

Bahagia itu tak terencana dan spontan terjadi, dimana awal mulanya adalah sebuah keseimbangan dalam hidup sehingga menyebabkan kesejahteraan lahir maupun batin yang menghantarkan kepuasan tersendiri.

The Happiness!
Sumber Foto: Priscilla Du Preez on Unsplash

Dari pepatah di atas bisa disimpulkan bahwa tolak ukur kebahagiaan seseorang adalah sebagai berikut:

  • Cukup makan
  • Cukup minum
  • Cukup bekerja
  • Cukup pendidikan/sekolah
  • Cukup istirahat
  • Cukup bergaul
  • Cukup bersama keluarga
  • Cukup berlibur/hiburan
  • Cukup merasa aman dan nyaman
dimana berpautan satu sama lainnya, saling melengkapi, dan berkesinambungan.

Begitu pula dengan survey yang dilakukan oleh PBB untuk menentukan negara-negara yang masuk dalam jajaran negara yang paling berbahagia, yaitu dari segi kelayakan daerahnya untuk tempat tinggal (misalnya cukup hijau/asri, cukup air, alat transportasi, akomodasi, dan sebagainya), dari segi pemerintahannya yang mampu mensejahterakan warganya lahir maupun batin, seperti mencukupi dalam hal pendidikan, pekerjaan, lingkungan sosial yang kondusif, hiburan/tempat berlibur, restoran/kafe yang merata di setiap daerahnya, serta pola hidup warga negaranya yang sehat juga baik lahir maupun batin.

Lagom dan Skandinavian Happiness.


Lagom Meaning is ...

Lagom is 'not too little, not too much, just right.'

Lagom berasal dari bahasa Swedia yang berarti 'just the right amount' atau dapat didefinisikan sebagai 'enough, sufficient, adequate'.

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai Lagom ini, kita perlu mengetahui mengenai Skandinavian Lifestyle dimana mereka menanamkan pada dirinya masing-masing bahwa bahagia didapatkan dari jiwa, bukan dari harta belaka.


Skandinavian Lifestyle.
Sumber Foto: http://skandinavia.co.id/en/alterego/news/detail/5d313f4012f7c02603f90440

Sebagian dari kita bisa saja menganggap bahwa harta bisa membawa kebahagiaan, tapi mungkin kita juga pernah mendengar bahwa seseorang yang kaya harta mengalami depresi berat.

itu disebabkan karena harta hanya memberikan kepuasan yang bersifat sementara, bukan kebahagiaan yang sesungguhnya.


Untuk bahagia, dekatkan dengan jiwa.

"Kita menganggap kalau kita sudah pintar, dapat nilai bagus, dapat gelar, dapat posisi bagus, gaji bagus, bisa berbisnis, sudah cukup. Itu dibilang bahagia, kenyataannya tidak." Yuza Azis, psikoterapis dari Sanggar Jiwa Bertumbuh membeberkan mengenai konsep 'kebahagiaan' yang sering disalah-artikan oleh banyak orang.

Bangsa Swedia sendiri, yang merupakan salah satu dari bagian Negara Skandinavia mengenal Tradisi Fika.


Fika, suatu kebiasaan dari Negara Swedia dimana orang-orang berkumpul untuk makan, minum,  dan mengobrol adalah suatu tradisi kerja yang diperbolehkan di negara ini.

Tradisi Fika ini biasa dikenal secara umum sebagai Coffee Break yaitu merupakan waktu istirahat dengan minum secangkir kopi, makan kue dan mengobrol antar rekan kerja dalam suasana santai, yang dianggap sangat penting bagi Warga Negara Swedia.


Tradisi Fika.
Sumber Foto: Nathan Dumlao on Unsplash.

Fika terjadi dua kali sehari di sebagian besar tempat kerja, yaitu sekali di pagi hari dan sekali di sore hari, dimana di daerah lain Coffee Break pada beberapa daerah lainnya hanya diberlakukan untuk moment-moment tertentu saja.

Justru berkat tradisi tersebut, data produktivitas kerja yang dikeluarkan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada tahun 2014 menempatkan Swedia pada urutan ke 11 terbaik dibandingkan negara-negara lain seperti Jepang (urutan ke 20) dan Korea (urutan ke 30) yang dikenal memiliki waktu kerja terlama.

Rasa bahagia yang bersumber dari jiwa yang tenang membuat pekerjaan apapun selesai dilakukan dengan suka cita. Warga Negara Swedia sudah membuktikannya.

Jika Swedia memiliki Tradisi Fika dalam kehidupan sehari-harinya, maka Warga Denmark akrab dengan istilah Hygge (dibaca: hoo-gah).


Hygge adalah tentang kesenangan kesederhanaan dan kecil yang membuat hidup terasa besar, namun mungkin kadang terlewatkan.

Hygge merupakan sebuah konsep dari Denmark dimana Anda bisa hidup dengan nyaman, menikmati  kue dan akhir pekan tanpa memeriksa e-mail pekerjaan, hanya menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga.

Selain Hygge, Warga Denmark juga mengenal istilah Lykke untuk menjadi bahagia.


Lykke sendiri dibaca sebagai Loo-ka, berasal dari Bahasa Denmark yang berarti Kebahagiaan.

Dalam buku barunya, Meik Wiking berbagi 6 pilar yang menentukan kebahagiaan yaitu:

  • Kebersamaan.
Ide yang diberikan oleh Meik Wiking dalam membangun kebersamaan adalah menyalakan lilin ringan pada saat makan malam dan buktikan apakah percakapan antar anggota keluarga menjadi lebih panjang.

Jalan lainnya adalah dengan menggunakan pesawat telepon untuk menghubungkan dengan tetangga sekitar rumah atau kerabat lainnya sekedar membuka pertanyaan awal seperti memperkenalkan diri atau meminta bantuan jawaban atas pertanyaan kecil yang Anda ajukan.
  • Uang.
Konsepnya adalah bayar sekarang dan konsumsi kemudian. Misalnya saja membayar suatu pengalaman seperti kursus masak, maka Anda akan memperoleh kemampuan yang baru bahkan mungkin bisa mengajarkannya kepada orang lain dalam sisa usia.
  • Kesehatan.
Tahun lalu, Hygge menjadi fenomena global yang mendorong permintaan untuk mendukung yang baik dan mempengaruhi pasar rempah-rempah global.

Denmark menyeimbangkan kecintaan mereka pada makanan yang dipanggang dengan aktivitas fisik yang tertanam sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari mereka seperti berjalan kaki sejauh 1 mil (daripada mengandalkan si 'roda empat'), dibandingkan pula dengan penebusan dosa yang dilakukan di gym.

Segelas Jus Tomat sehari dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Sumber Foto: http://skandinavia.co.id/en/alterego/news/detail/5d11cf5912f7c02603f90435

  • Kebebasan.
Memasak lebih dari yang dibutuhkan adalah cara terbaik untuk efisien waktu dan uang. Bisa juga menawarkan seseorang kebebasan malam dengan cara menjagakan anaknya atau memasakan makanan yang bisa disimpan ke dalam freezer.
  • Kepercayaan.
Berusaha membangun kepercayaan antar tetangga karena hal yang tersulit dalam hidup ini adalah mendapatkan kepercayaan, jadi mulailah dengan membangun suatu komunitas dan minta bantuanlah kepada tetangga untuk mengelolanya.
  • Kebaikan.
"Kami membutuhkan lebih banyak pemimpi dan pelaku." Kata Wiking sembari membungkus bukunya.

Yang dimaksud olehnya adalah pencipta kebaikan, pahlawan kebahagiaan, dan juara perubahan.

Sementara itu, orang Norwegia memperkenalkan Hukum Jante atau Janteloven kepada Warga Skandinavia pada umumnya.

Janteloven mengatur bagaimana seluruh penduduknya dapat berperilaku, menempatkan kepentingan masyarakat di antara kepentingan individu.

Tidak heran jika di Kawasan Skandinavia  memberlakukan pajak yang tinggi dimana pajak tersebut digunakan untuk  fasilitas pendidikan gratis dan kesehatan gratis.

Salah satu bentuk menjalankan Janteloven adalah dengan melakukan kegiatan sukarela di berbagai organisasi non profit.

Finlandia sebagai salah satu bagian dari Skandinavia yang menyumbang Konsep Sisu dalam meraih kebahagiaan bagi Warga Skandinavia.


Sisu adalah bentuk keberanian yang suram, berpasir, dan putih, yang biasanya disajikan dalam situasi dimana keberhasilan bertentangan dengan rintangan.


Sisu merupakan konstruksi budaya Finlandia yang digambarkan melalui kombinasi berbagai istilah Bahasa Inggris termasuk tekad teguh, keuletan tujuan, ketabahan, keberanian, sifat tahan banting yang dimiliki oleh mereka sendiri untuk mengekspresikan karakter nasional mereka.

Itu menunjukkan bahwa dirinya dalam mengambil suatu tindakan melawan rintangan dan menampilkan keberanian serta keteguhan, dalam menghadapi kesulitan, dengan kata lain, memutuskan suatu tindakan dan kemudian berpegang pada keputusan itu, meskipun mengalami kegagalan berulang.


Lagom feels is ...

Skandinavia terkenal sebagai negara dengan desain minimalis dan mungkin ini terinspirasi oleh konsep Lagom atau 'cukup'.

Konsep ini sering ditafsirkan sebagai memilih jalan tengah dalam kehidupan karena Lagom mendorong orang untuk menemukan ruang, momen, dan cara hidup yang tidak terlalu banyak tapi juga tidak terlalu sedikit.

Dikutip dari Livestrong, Lagom merupakan seni kehidupan seimbang dan perasaan cukup dari orang Skandinavia.

Berbekal perspektif yang 'pas-pasan' itulah sehingga membuat seorang Skandinavian menjadi pribadi yang easy going (menyenangkan), mudah bersyukur, tidak suka menuntut di luar batas, dan selalu berusaha untuk menjaga atau mengolah apa yang sudah dimiliki sebelumnya.


Hidup Bahagia ala Skandinavian.
Sumber Foto: http://skandinavia.co.id/en/alterego/news/detail/5d242daf12f7c02603f9043c


Untuk mengenal lebih dekat dengan Konsep Lagom yang sangat mempengaruhi kebahagiaan Warga Skandinavia, bisa dijabarkan sebagai berikut:

  • Tidak terlalu mengejar materi.
  • Mengolah makanan organik dengan praktis.
  • Tidak memiliki terlalu banyak barang di dalam rumah.
  • Menerima diri sendiri dengan baik.
  • Memiliki sikap saling menghargai atau toleransi yang tinggi satu sama lainnya.

Terkadang Anda membohongi diri sendiri dan orang lain agar terlihat 'lebih' di mata mereka padahal hanya akan membuat hidup tidak bahagia. Itulah sebabnya Skandinavian pada umumnya sangat rendah hati dan jarang membanggakan atau mengarang cerita tentang kesuksesan sesuatu.

Disamping itu pekerjaan Orang Skandinavia jarang terlibat pertikaian karena sangat mengutamakan komunikasi dan sangat menghargai pendapat serta kemampuan masing-masingnya.

Konsep kesederhanaan Skandinavia Lagom ini mencetus ide interior design yang minimalis dan terkesan natural karena memanfaatkan material alami seperti kayu dan tanaman hias yang dapat memberikan suasana hangat dan welcoming.

Ini berbeda dengan desain minimalis yang terkesan tegas dan dingin.


Skandinavia Lagom Si Pemberi Ruang Keakraban.

Wilayah Skandinavia yang beriklim dingin dengan mentarinya yang lebih cepat turun dan masa siang yang sangat singkat yaitu hanya 7 jam, berimbang dengan kehangatan yang terjadi antar warganya.

Hal tersebut yang menjadikan sebuah wilayah yang sebenarnya tidak terlalu nyaman ditinggali karena terlampau dingin menjadi disukai dan membuat orang-orangnya tidak hanya merasa nyaman, melainkan juga bahagia.


Sebuah rumah hanyalah ruang kosong tanpa sentuhan kebahagiaan di dalamnya.

Ibarat sebuah pernikahan yang ketika awal terjalinnya merupakan mula terbentuknya fondasi sebuah rumah, kemudian dengan desain yang buruk dan tidak balance satu sama lainnya membuat masing-masing tidak betah berlama-lama di bawah satu naungan bernama 'rumah tangga' tersebut.

Sangat penting kenyamanan sebuah tempat tinggal untuk membuat suasana akrab dan hangat, karena setiap anggota keluarga yang mendiaminya akan selalu rindu untuk pulang.


Menyambut pagi yang hangat.
Sumber Foto:
http://skandinavia.co.id/en/skandinavia/news/detail/5ac186eaa068eeafd17b79a1

Desain Skandinavia amat berfokus pada fungsional sehingga tak ada satupun elemen dalam desain yang tak memiliki fungsi praktis.

Meskipun demikian, bukan berarti desain ini pantang menggunakan dekorasi berlapis seperti karpet bulu, cushion bertekstur, throw dari kulit domba, kain wool, dan linen, yang justru dihadirkan untuk memberi kesan kehangatan di tengah suasana dingin Skandinavia.

Untuk memberi kesan semakin alami, konsep desain ini adalah terbuka dimana terdapat banyak ruang untuk sinar matahari masuk meneranginya. Jadi Desain Interior ala Skandinavian ini sebisa mungkin menggunakan cahaya mentari kala siang hari.

Prinsip desain ini sangat mudah diterapkan oleh siapapun karena hanya menekankan pada apresiasi keindahan dari barang-barang kecil dalam kehidupan sehari-hari.

Palet utama dari Desain Skandinavia ini pun berwarna netral, namun permainan warna tetap dapat ditampilkan tanpa harus meninggalkan kesan asli dari Skandinavia.

Telah Hadir Di Indonesia!

Ada beberapa poin utama dalam menciptakan Skandinavia Lagom pada lingkup ruang tempat kita berteduh dari panas maupun hujan, yaitu dari segi Interior, Material, Concept, Facilities, Surrounding, dan Amenities.

Begitupun dengan Skandinavia Apartment yang diperkenalkan oleh Tangcity kepada Masyarakat Indonesia.

Bangunan yang berlandaskan kebahagiaan Warga Skandinavia dan meneguhkan diri sebagai 'Dreams Come True' dan 'A Better Life' ini didirikan di wilayah Tangerang.


Skandinavia Apartment di Tangerang.
Sumber Foto:
http://skandinavia.co.id/en/alterego/news/detail/5d6d2e9912f7c02603f90450

  • Interior

Seperti yang sudah dijabarkan secara umum di atas, bahwa Skandinavia Lagom adalah suatu cara hidup seimbang ala Skandinavian yang serba merasa cukup dan puas sehingga selalu tercapai rasa bahagia.

Dalam hidup ini, tanpa adanya rasa syukur dan selalu merasa tidak puas atas pencapaian yang tiada habisnya dikejar, seperti materi atau jabatan (karir) di sebuah perusahaan, maka akan susah mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya.

Oleh karena itu Interior Design suatu tempat tinggal, baik sebuah rumah ataupun unit apartment yang mengusung tema tersebut cenderung ke arah minimalis, dengan sedikit barang namun dapat melengkapi seluruh aktivitas mereka yang tinggal di dalamnya.

Serba cukup, seperti ada kamar tidur, ada dapur dan meja makannya, ada juga ruang tempat berkumpul bersama keluarga atau tamu ketika datang.


Desain yang sederhana namun lengkap untuk memenuhi kebutuhanmu.
Sumber Foto:
http://skandinavia.co.id/en/alterego/news/detail/5a9b9aa2a068eeafd16c1fa4

  • Material
Semenanjung Skandinavia yang asri, banyak sekali pepohonan, terdapat laut dan danau yang luas dan saling bertemu sehingga menyebabkan wilayahnya tak kekurangan air bersih, udaranya yang sangat dingin bahkan seringkali terasa menusuk kulit, membuat wilayah ini sangat natural.

Belum lagi kota tuanya yang tak terjamah inovasi, berhasil memelihara Landmark masing-masing negaranya dengan sangat baik menjadikannya role mode sebuah desain interior yang minimalis namun tak pernah ketinggalan jaman alias sepanjang masa.

Oleh karena itu desain ini menggunakan material kayu yang berwarna terang dan netral untuk sebagian besar furniture yang ada di dalam unit apartment ala Skandinavian.

Kayu memberikan gambaran suasana di pedesaan yang sederhana namun penuh kehangatan, dimana orang-orangnya tidak sibuk memikirkan kepentingannya masing-masing tanpa memperdulikan kebersamaan.

Layaknya Bangsa Skandinavia yang sangat menyukai kebersamaan dan rasa saling menghargai.

Image kayu tersebut melekat kuat pada daerah pedesaan dan hutan dimana kayu sangat mudah didapat untuk mereka membangun tempat tinggal.

Untuk memberi kesan alami namun tetap terlihat elegan, gaya Skandinavia ini menggunakan bahan-bahan kayu yang solid, dimana warna kayu yang coklat untuk kaki meja, kaki sofa, dan sebagainya, akan berbaur dengan warna-warna natural.


Kayu memberi kesan alami.
Sumber Foto: http://skandinavia.co.id/en/alterego/news/detail/5c89e18012f7c02603f90412

  • Concept
Konsep Skandinavia Lagom Design Interior ini ditekankan pada kesederhanaan di dalamnya, dimana tidak membutuhkan barang-barang mewah untuk tampak lebih menarik, tidak juga membutuhkan banyak barang karena akan terkesan sesak dan membuat ruang gerak penghuninya menjadi terbatas, sehingga justru membuat ruangan terasa tidak nyaman.


Sebuah potret kenyamanan hunian.
Sumber Foto: http://skandinavia.co.id/en/alterego/news/detail/5d81a1cd12f7c02603f90453

  • Facilities
Everything is close to home. We make it convenience for you to enjoy your life.

Sebagaimana negara-negara di Skandinavia yang lengkap dan cukup untuk memenuhi kebutuhan setiap warganya, begitu juga fasilitas yang ditawarkan oleh Skandinavia Apartment yang memang mengacu pada kebahagiaan orang-orang di sana.

Motto-nya Skandinavia Apartment adalah "Semuanya lebih dekat dengan rumah. Kami memberikan kemudahan bagi Anda dalam menikmati hidup."

Berbagai fasilitas dan ruang tamu dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan Anda.


Dikelilingi oleh berbagai kemudahan membuat hidup Anda lebih baik seperti bersantai di tepi kolam renang tanpa batas, lari pagi atau melakukan aktivitas Outdoor Gym, tanpa perlu khawatir untuk kehilangan koneksi internet karena akan mendapatkan koneksi terbaik di tempat penampungan WiFi.

Kunci pintu elektronik dan telephone video audio tersedia untuk menggandakan keamanan dan privacy, sistem rumah genius yang menempatkan kenyamanan hidup melalui ujung jari Anda, yang fungsinya untuk e-billing, e-CCTV viewing, e-concierge, e-Tenant Relations, e-Engineering, dan e-shopping.

Tempat parkir yang sangat memadai akan memberikan Anda kenyamanan saat tiba di rumah.


Fasilitas dan Surrounding.
Sumber Foto: http://skandinavia.co.id/en/alterego/news/detail/5d3fb77812f7c02603f90444

  • Surrounding
A Balance Life between work and a break to enjoy life to the fullest.

Dalam hal ini Skandinavia Apartment memiliki motto yaitu 'Live And Breath', yaitu hidup dan bernafas.

Seperti orang-orang di Skandinavia pada umumnya yang memegang prinsip 'Lagom' atau 'keseimbangan' agar menjadi bahagia, begitu pula hunian yang berkiblat pada negara-negara di Skandinavia yaitu 'Kehidupan yang seimbang antara bekerja dan istirahat untuk menikmati hidup sepenuhnya.

Skandinavia Apartment ini dikelilingi oleh banyak tempat untuk memanjakan jiwa maupun raga, antara lain:

  • Tangcity
Mall paling keren di Tangerang dengan banyak penyewa Food and Beverage (restoran, kafe, dan sebagainya), hypermarket, Gym, toko elektronik, fashion, dan banyak lainnya.
  • One Park
Ruang terbuka seluas 2500 M2 yang terdiri dari taman bermain anak-anak, jalur jogging, Gym Outdoor, area refleksi, mini plaza, dan kafe-kafe terbuka. Ruang sempurna untuk memuaskan selera Anda dan menikmati aktivitas di udara terbuka.
  • Premium Office Park
Sebagian besar pusat bisnis premium di kota berada di bawah rumah Anda, dan memiliki 5 lantai yang dilengkapi dengan lift yang siap di setiap unit. Bergabung dengan bank-bank terkenal.
  • Hotel bintang 4
Hotel bintang 4 terletak di samping rumah Anda dengan tingkat hunian rata-rata 90% perhari. Setiap kamar memiliki jendela panorama dan interior kontemporer yang apik, dengan fasilitas bintang 4 seperti kolam taman di puncak gedung, Square Restaurant, dan lobi yang dirancang dengan baik yang dilengkapi dengan permainan video dan sudut Mac untuk menyambut semua tamu. Hotel tersebut bisa menjadi pilihan yang sempurna untuk Anda yang memerlukan lebih banyak ruang untuk menyambut tamu Anda yang membutuhkan tempat menginap.


Surrounding.
Sumber Foto:
http://skandinavia.co.id/en/alterego/news/detail/5d314a2612f7c02603f90443
  • Amenities
Jika sebelumnya telah dibahas fasilitas apa saja yang akan didapat oleh penghuni Skandinavia Apartment ini, baik di dalam lingkungan hunian itu sendiri maupun di luar hunian, maka di sini Anda akan mengetahui kemudahan apa saja yang akan didapatkan di dalam masing-masing unit.

Skandinavia Apartment ini dibangun secara bertahap, yaitu ada tahap 1 yang mengusung tema 'Dreams Come True' dimana hunian tersebut membuat fungsi dan estetika menyatu dalam harmoni.

Kemudian ada tahap 2 yang bernama Skandinavia Alter Ego yang mengusung tema 'A Better Life', dimana hunian ini dihadirkan bagi Anda yang menginginkan kehidupan di masa depan berkualitas baik. Itu berarti sesuai dengan konsep Lagom yang menekankan pada kehidupan yang seimbang dengan lingkungan dan fasilitas yang sudah disiapkan pengelola untuk Anda dan keluarga. 

Skandinavia Alter Ego alias Skandinavia versi lain, Alter Ego berasal dari bahasa latin yang berarti 'aku yang lain', adalah apartment yang dirancang khusus, dengan memperhatikan setiap detail, untuk menyuguhkan sebuah hunian yang nyaman agar dapat memiliki kehidupan yang lebih baik.

Apartment tersebut berdiri di atas lahan seluas 10 Ha, terinspirasi oleh lahan desain Nordic dan filosofi hidup Skandinavia dimana kesan modern bersih dengan sentuhan alam menjadi ciri khas setiap unit.

Secara umum, Skandinavia ini sama-sama melengkapi kebutuhan Anda baik di dalam unit, di luar unit, maupun di luar hunian.

Jika kita sudah membahas mengenai kemudahan yang akan didapatkan di luar unit ataupun di luar hunian, maka kali ini Anda akan mengetahui apa saja yang disediakan oleh pengelola di dalam ruangan tempat Anda bernaung tersebut.

Kamar mandi yang bersih dan sehat sudah pasti sangat dibutuhkan oleh setiap keluarga, dapur bersih yang membuat Anda betah berlama-lama (kitchen set dari bahan kayu pilihan dan solid, pasokan air bersih, dan pipa air limbah), kemudian listrik (dimana 1 Bedroom 2200 VA, 2 Bedroom 3500 VA, dan 3 Bedroom 4400 VA).


Kamar Mandi yang bersih dan sehat.
Sumber Foto: http://skandinavia.co.id/en/skandinavia/units/2-bedrooms-corner

Selain itu ada kabel telepon, internet, dan TV, pencahayaan  ruangan yang cukup (baik dalam hal lampu maupun jendela yang memungkinkan sinar mentari membantu menerangi ruangan di kala siang), stop kontak, Air Conditioner (AC), air panas, serta mesin cuci.

Pada khususnya, Anda akan memiliki banyak pilihan unit sesuai kebutuhan yang bisa dipilih mulai dari Skandinavia tahap 1 dan Skandinavia Alter Ego, yaitu dari Tipe 1 Bedroom, kemudian 2 Bedroom (mulai dari Junior, Standard, Deluxe, Corner), dan juga 3 Bedroom (Deluxe dan Corner).

Skandinavia Tahap 1, 2 Bedroom.
Sumber Foto: www.skandinavia.co.id


Skandinavia Tahap 1, 2 Bedroom Deluxe.
Sumber Foto: www.skandinavia.co.id

Skandinavia Tahap 1, 3 Bedroom Deluxe.
Sumber Foto: www.skandinavia.co.id

Skandinavia Alter Ego, 2 Bedroom Corner.
Sumber Foto: www.skandinavia.co.id
Skandinavia Alter Ego, 3 Bedroom Corner.
Sumber Foto: www.skandinavia.co.id

Sebuah hunian bukan hanya untuk tidur, melainkan juga untuk mencari rasa aman, nyaman, dan hangat.

Anda mungkin memiliki banyak uang, bisa membeli barang-barang yang mahal dan mewah, tapi ia tidak dapat membeli sebuah kenyamanan dan ketenangan jiwa, sehingga belum tentu sebuah rumah besar dapat memberikan sebuah kebahagiaan.

Suatu ruangan yang sederhana, namun dapat memenuhi segala kebutuhan penghuninya, mampu memberikan rasa aman dan nyaman, bisa menumbuhkan kebersamaan antar individu yang berbeda karakter di dalamnya, akan menghasilkan kebahagiaan yang kekal, layaknya Skandinavian hidup menggunakan prinsip keseimbangan.

Skandinavia Lagom, 'A Balance Life Within Family, Friendship, Carrier, And Health', sebuah keselarasan hidup dari ujung utara Eropa, kini hadir untuk memberikan kebahagiaan kepada setiap orang.





Beberapa Referensi tulisan:

1. https://www.amazine.co/27132/apa-itu-skandinavia-fakta-sejarah-informasi-lainnya/
2. https://www.liputan6.com/health/read/3923179/finlandia-negara-paling-bahagia-di-dunia-indonesia-peringkat-berapa
3. https://worldhappiness.report/
4. http://skandinavia.co.id/en/alterego/news/detail/5ccfbd6412f7c02603f9041c
5. http://skandinavia.co.id/en/alterego/news/detail/5ac0766e51d26148046ce104
6. http://skandinavia.co.id/en/alterego/news/detail/5b922bdbfb9fff7962f1e5ed
7. http://skandinavia.co.id/en/alterego/news/detail/5bc58a32fb9fff7962f1e5f6
8.  https://www.covesia.com/lifestyle/baca/66461/ingin-bebas-stres-tiru-gaya-hidup-lagom-orang-skandinavia 
9. https://www.suara.com/lifestyle/2019/07/04/170000/ini-alasan-kenapa-desain-skandinavia-begitu-populer
10. http://skandinavia.co.id/en/alterego/facilities
11https://www.onel.co.id/blog/5-furniture-kayu-wajib-untuk-hunian-bergaya-skandinavia
12. http://skandinavia.co.id/en/alterego/units/studio




Comments

  1. rasanya nyaman banget rumah dengan gaya skandinavia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul. Dan nggak membosankan juga. Mungkin karena terlihat natural, jadi bisa untuk sepanjang masa.

      Delete
  2. Tjakep tulisannya, kalau saya jadi juri udah langsung masukkan dalam list nominasi juara.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah saya voting si Mas jadi juri deh kalau begitu. Heheheee ...

      Delete

Post a Comment

Popular Posts