Let's Read - Menjelajah Diri dan Dunia Melalui Bacaan

         Ada satu kisah di kerajaan Gunung Sari, lahirlah seorang putri berpipi tembam dan berambut tebal.

Ia lahir dengan keunikannya sendiri, hampir seluruh dahinya tertutup dengan rambut-rambut halus. 

Kulitnya pun tidak putih bersih karena ditumbuhi bulu-bulu halus sepanjang lengannya.

Sang Ratu menamainya Aisyah, berasal dari Bahasa Arab dan berarti sebagai 'Kehidupan', karena konon sejak masih berada di dalam kandungan, meski Ratu sakit-sakitan tetapi Putri Aisyah masih bisa bertahan dan lahir tanpa kekurangan satu hal pun.

Seiring waktu, bulu-bulu halus pada dahi Putri Aisyah pun berguguran, membuat wajahnya yang cantik tampak lebih bersinar.

Putri Aisyah tumbuh menjadi gadis yang cerdas dan penuh percaya diri. 

Tak ada yang mampu mengingkari kebesaran Tuhan. Ketika masih di dalam kandungan, Putri Aisyah sempat diprediksi oleh seorang peramal kerajaan bahwa ia akan memiliki masa depan yang suram karena kecerdasannya yang jauh di bawah rata-rata.

Ternyata ia lahir menjadi berkah bagi kerajaan mereka, bijaksana dalam menjadi seorang pemimpin, cerdas membuat keputusan, dan memiliki hati yang baik.

Putri Aisyah
Keterangan:
Dia selalu istimewa, tanpa perlu menjadi seperti orang lain.

        Semenjak Aisyah masih bayi, cerita itu selalu menemani pada saat-saat menjelang tidurnya, kisah yang khusus aku tuliskan untuknya.

        Cerita yang tak jauh berbeda dengan keadaan yang sebenarnya, yaitu pada saat ia masih di dalam kandungan, saluran nutrisi yang menghubungkanku dengannya sempat terputus selama 2 minggu sehingga membuatnya lambat berkembang.

        Kebetulan kondisi kehamilanku Placenta Previa dan sempat mengalami pembekuan darah juga, sehingga membuatku harus dirawat oleh Rumah Sakit selama 6 hari.

        Usai perawatan, hasil USG malah menyatakan bahwa perkembangan kepala janinku masih terhambat, sedangkan anggota tubuh lainnya sudah berjalan dengan normal.

        Dokter pun memberitahu tentang kondisi terburuk bayiku kelak jika situasinya masih sama ketika sudah waktunya ia dilahirkan, yaitu Mikrosepalus, dimana pertumbuhannya akan sangat terlambat dibandingkan anak-anak lain.

        Tapi kuasa Allah berbicara lain, meski aku melahirkan dini, pada usia kehamilan 35 minggu, melalui Emergency Caesar akibat pendarahan sebanyak 3 kali, Aisyah lahir dengan selamat dan dalam kondisi normal, baik berat maupun ukuran seluruh tubuhnya.

        Dongeng sebelum tidur yang aku dedikasikan untuknya itu semata-mata bertujuan agar ia dapat menjelajahi perjalanan hidupnya, sebelum ia dilahirkan hingga kini ia sudah tumbuh semakin besar.

        Aku ingin ia tahu, betapa ia dijaga dengan penuh cinta olehku, betapa ia sudah ditakdirkan menjadi anak yang kuat sejak di dalam kandungan, serta betapa kekurangan yang ia rasa ada pada dirinya merupakan keunikan yang harus disyukuri karena tak semua orang memilikinya.

        Dengan harapan kelak ia dewasa juga bisa menjadi perempuan yang kuat, bijaksana dalam mengambil keputusan dan memiliki hati yang baik.

        Seringkali cerita-cerita yang kita baca, bahkan dongeng sekalipun, sangat berperan besar dalam kehidupan kita.

Buku Cerita
Keterangan:
Aisyah, Putri Sulungku, dan bukunya, ketika masih berusia jalan 4 tahun.

Memulai Mimpi Melalui Buku.

        Aku mulai suka membaca sejak duduk di kelas 4 Sekolah Dasar, dan bacaan pertamaku adalah buku komik berseri yang bercerita tentang dunia ballet.

Keterangan:
Koleksi Buku Komik milikku.

        Hal tersebut melahirkan mimpiku ingin menjadi penari ballet seperti para tokoh dalam komik pada saat itu.

        Kesukaanku pada kisah-kisah persaingan dan percintaan dalam dunia ballet itu bahkan membuatku hafal istilah-istilah gerakkan tari ballet yang sebagian besar berasal dari Bahasa Perancis.

        "Kalau denganku ada ballet, ada hari esok yang luas dalam duniaku." Kalimat penutup yang diucapkan oleh Mary Koshikawa sebagai ending komik Happy Mary Chan.

        Belajar dari tokoh utama bernama panggilan Mary yang sewaktu masa kanak-kanak hidup di Panti Asuhan, tidak mengetahui siapa orang tua kandungnya, namun berani bermimpi hingga impian itu terwujud dan kemudian dia berhasil memulai karir balletnya di Kancah Internasional.

Ballerina
Keterangan:
Aisyah ketika berusia 4 tahun sempat masuk sekolah ballet karena menurutku ia berbakat, tetapi selain bakat ia harus memiliki minat juga. Sayangnya minatnya kurang jadi tidak berlanjut.

        Bagiku, hal yang paling berani aku lakukan ketika masih berusia dini adalah bermimpi.

        Karena aku merasa bahwa tak ada hal-hal yang mampu aku lakukan, apalagi aku selesaikan dengan baik.

        Aku adalah anak yang tidak mandiri dan manja. Aku hanyalah seseorang yang penakut, pemalu, tidak pandai bersosialisasi, bukan pengambil keputusan yang baik, dan tidak dapat membela diriku sendiri.

        Begitu dahulu aku menilai diriku ini. Hanya butiran debu yang tak memiliki arti dan manfaat.

        Namun melalui sebuah buku, aku bisa menjelajahi duniaku, menyadari bahwa setiap orang memiliki perbedaan karakter dengan keunikannya masing-masing.

        Sehingga paradigmaku berubah dalam memandang diriku sendiri.

        Aku mungkin hanya pecahan cermin yang masih mencari serpihannya. Berkilau ketika ditimpa oleh cahaya, tapi bayangannya baru akan terlihat ketika cermin itu utuh kembali.

        Ada salah satu judul komik koleksiku berjudul Kristy yang cukup berkesan juga di hatiku.

        Tokoh utamanya adalah seorang gadis remaja yang tidak cantik dan tak memiliki kemampuan apapun, padahal terlahir dalam keluarga atlet yang berbakat.

        Melihat Kristy, aku seolah berkaca pada diriku sendiri, yaitu seorang gadis yang tak memiliki sesuatu hal pun untuk dibanggakan.

        Dan Kristy juga sempat merasa minder karenanya, tapi kemudian ia sadar.

        Ia memang hanyalah 'seekor burung pipit' di lingkungan 'burung elang', namun ia dikelilingi oleh orang-orang yang sayang dan peduli padanya.

        Tak harus menjadi cantik dan populer agar disukai, Kristy disukai walaupun ia memilih untuk menjadi dirinya sendiri.

        Selama tidak salah, maka bermimpilah, karena kesuksesan selalu berawal dari mimpi.

        Oleh karena itu, aku membebaskan anak-anakku untuk memiliki impiannya sendiri, tugasku hanya mengarahkan melalui buku-buku cerita yang baik untuknya.

Big Bad Wolf
Keterangan:
Tumpukan Buku Anak berbahasa Indonesia pada saat diadakannya Bazzar Buku terbesar di dunia diadakan di Kota Balikpapan.

Tanamkan Norma Baik Pada Anak Melalui Buku.

        Aku juga percaya bahwa sebuah buku, selain merupakan jendela dunia, buku adalah jendela hati dimana dengan banyak membaca, hati dan pikiran anak-anak menjadi lebih luas.

        Bukan sekedar membawa dunia dalam genggamannya, melainkan dapat merangkul dunia dengan kasih dan sayang.

        Ketika aku ingin menanamkan rasa kecintaan anak-anak padaku, maka aku akan memilihkannya buku yang mudah dipahami, namun berisi tentang kasih sayang yang terjadi antara ibu dan anaknya.

        Ada salah satu buku bergambarnya yang tertulis dalam Bahasa Inggris, menceritakan tentang kelemahan dan kelebihan sang ibu.

        Melalui buku itu, anak-anak dapat memahami bahwa tak semua hal dapat ibu lakukan dengan baik, tetapi selalu terbaik bagi anak-anaknya.

        Kemudian disamping kelemahan ibu, masih banyak kelebihan ibu yang juga dapat kita lihat sehari-hari dalam buku tersebut.

Buku BBW
Keterangan:
Sebagian Buku Cerita milik Aisyah yang tertulis dalam Bahasa Inggris.

        Saat aku berpikir untuk menumbuhkan rasa sayang anak-anak terhadap hewan-hewan jinak di sekitarnya, maka aku akan memberikannya buku yang bercerita tentang hewan-hewan peliharaan dan tuan mereka.

        Salah satu buku cerita anak Hard Cover dalam Bahasa Indonesia, yang khusus kubelikan untuk anak sulungku ketika itu, memiliki judul 'Aku Sayang Kucing'.

        Buku itu bercerita tentang sebagaimana kucing yang tadinya hidup bebas, diambil untuk dipelihara oleh seorang perempuan, kemudian dikurung dan terabaikan hingga mati.

        Hikmah yang bisa diambil adalah rasa tanggung jawab manusia, dimana seorang manusia tega merenggut kebebasan seekor kucing hanya untuk kesenangan sesaat.

        Memelihara seekor hewan harus punya rasa tanggung jawab penuh, karena mereka butuh kebebasan, butuh makan dan minum serta butuh interaksi dengan tuannya.

        Ada juga buku ceritanya yang bertema 'Minta Maaf', berkisah tentang indahnya hidup kalau bisa saling memaafkan antar teman. Dan masih banyak lagi buku cerita anak yang mengandung nilai-nilai ajaran positif di dalamnya.

Lemari Buku
Keterangan:
Ketika aku masih duduk di kelas 4 Sekolah Dasar bersama buku cerita dan lemari bukuku yang sekarang sudah bertambah penuh isinya (ada di rumah orang tuaku).

Membaca Itu Sangat Menyenangkan.

        Selain membaca dapat memperkaya wawasan kita, membuka hati kita, menambah kosakata baru bagi anak-anak usia dini, membaca juga dapat menjadi hiburan tersendiri.

        Sebagai seorang ibu, aku sering mengajak anakku berpetualang melalui buku yang sedang aku bacakan untuknya.

        Aku ingin anakku berpandangan lebih luas, menyadari bahwa dunia ini sangat besar dan orang-orang yang tinggal di dalamnya memiliki karakter yang berbeda-beda.

        Aku juga berharap, melalui dongeng yang ia baca, ia dapat menyakini satu hal yaitu apa yang ia rasa tidak mungkin terjadi, dengan adanya mukjizat, bisa saja terjadi.

        Dengan begitu, ia tak akan merasa bahwa membaca itu membosankan, sehingga ia dapat mencintai dunia baca dan buku.

Bazzar Buku Terbesar
Keterangan:
Bukan hanya aku, pengunjung yang membludak pada Bazaar Buku Terbesar di dunia yang diadakan di Kota Balikpapan kala itu membuktikan bahwa, masih banyak orang yang peduli akan dunia literasi.

        Sekitar pertengahan tahun 90 hingga tahun 2000, ada penjaja buku door to door yang khusus menjual jasa pemesanan buku petualangan anak sebagai gift ulang tahun.

        Nah buku tersebut didesain untuk mengajak anak-anak yang menerimanya turut serta berpetualang melalui cerita-cerita yang disajikan.

        Seperti cerita tentang Petualangan Peterpan, dengan nama-nama para tokoh aslinya diganti menjadi nama adikku dan para sepupunya.

        Kebetulan buku cerita tersebut menjadi hadiah dari tante kami untuk adikku yang sedang berulang tahun ke delapan.

Peterpan
Keterangan:
Buku Hadiah dari tante untuk adikku.

        Tujuannya sudah jelas, mengajak anak-anak ikut berpetualang, meski sebenarnya dengan membaca secara baik saja, anak-anak sudah dapat tenggelam dalam alur cerita.

        Seperti saat aku membacakan buku cerita untuk anak-anakku yang berkisah tentang seekor naga tanpa nafas api.

        Sambil mendengarkanku membaca, anak sulungku sering sekali menyela hanya untuk memberi solusi pada sang naga, berkata kepadaku bagaimana seharusnya naga itu bersikap, mempraktekkan bagaimana cara naga terbang sambil menyemburkan nafas api, dan sebagainya.

        Itu berarti ia sudah turut tenggelam dalam cerita yang sedang aku bacakan. Ia larut dalam alur perjalanan sang naga dalam mencapai tujuannya.

        Sesungguhnya hidup ini memang sebuah petualangan, tapi ketika kita tidak tahu harus memulai dari mana, mulailah membaca.

Melupakan 98
Keterangan:
Aisyah berfoto bersama novel karyaku yang sedang dipamerkan pada First Annual Balikpapan Fashion Book 2018.

        Membaca menyenangkan hatiku dan orang-orang sekitarku, maka Let's Read dan Unduh Aplikasi Let's Read sekarang juga dalam membudayakan anak senang membaca.

Let's Read
Keterangan:
Aplikasi Let's Read di HP-ku.

        Melalui Aplikasi Let's Read, kita bisa menemukan banyak cerita anak dengan 4 ragam tingkat kesulitan membaca, yaitu:

- Buku Pertamaku.

- Tingkat 1.

- Tingkat 2.

- Tingkat 3.

        Selain itu kita juga bisa memilih buku bacaan sesuai bahasa yang kita kuasai, karena tersedia buku bacaan dengan ragam bahasa yang ada di dunia.

        Aplikasi ini bukan hanya sesuai bagi anak-anak yang sudah lancar membaca saja, melainkan juga bagi anak-anak yang baru belajar membaca.

Aku dan si bungsu
Keterangan:
Anak-anak adalah sebuah kertas kosong yang siap untuk dilukis, indah atau tidak tergantung kuas dan tangan yang tepat untuk menyapukannya.

Penjelasan: Semua foto yang ada di atas adalah koleksi pribadi penulis.

You Might Also Like

2 komentar

  1. Iya, anak-anak lebih suka buku yang full colour dan ceritanya seru ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banget Mom. Nah di Let's Read ini sebenarnya mengkondisikan mereka agar mencintai dunia membaca karena tulisan-tulisan yang ringan dan gambar-gambarnya yang banyak.

      Delete